Virus Wahn di Arab Saudi

Oleh: Tohir Bawazir, 10 Jan 2009


Syeikh Shalih Al Luhaidan

Di saat warga Palestina dibantai, Syeikh Shalih Al Luhaidan melarang umat berdemo. Ada pula yang sering menyebut ‘khawarij’ saudaranya

Cukup menghentakkan hati kita, tatkala banyak saudara kita dibantai secara biadap oleh Zionis-Israel, tiba-tiba keluar pernyataan fatwa haramnya demonstrasi membela Palestina. Pernyataan mengagetkan ini, pertama kali dikeluarkan ulama salafi asal Saudi, Syeikh Shalih Al Luhaidan.

Syeikh Shalih Al Luhaidan, yang tak lain Ketua Majelis Al A’la li Al Qadha’ Arab Saudi ini mengatakan, bahwa demonstrasi yang terjadi di jalanan Arab untuk membela warga Gaza termasuk membuat “fasad fi Al Ardhi“ alias kerusakan di muka bumi. Tak sekedar itu, ia juga menilai, demonstrasi sebagai hal yang tidak baik dan tidak mendatangkan kebaikan. Tentu, pernyataan Shalih Al Luhaidan ini langsung banyak disambut kritik beberapa ulama lain di dunia.


Syeikh Wahbah [kiri, menggunakan penutup kepala putih]. Shalih Luhaidan [kanan]

Beberapa ulama menyatakan bahwa Fatwa Luhaidan yang telah dilansir oleh koran al Hayat, hari Sabtu (3/2) itu sebagai “perkataan yang amat memalukan“ bagi dunia Islam. Sedangkan yang lain mengatakan bahwa hal itu merupakan “kriminal besar“ karena memerintahkan orang lain untuk tidak mengungkapkan sikap lewat demontrasi.

Beberapa ulama yang melakukan pertemuan di Kairo sepakat bahwa demontrasi mendukung warga Gaza yang sedang dibantai Israel saat ini adalah wajib, secara syar’i dan aqli.

Salah satu dari ulama yang hadir adalah Syeikh Dr Wahbah Az Zuhaili, Wakil Ketua Majma’ Fuqaha As Syari’ah Amerika dan profesor bidang fikih di Universitas Damaskus.

Syeikh Wahbah merasa heran dan sangat mempertanyakan fatwa Al Luhaidan. “Di mana letak kerusakan di bumi, ketika kita melakukan demontrasi menentang kekejaman Israel atas Gaza? Mengatakan hal itu (pelarangan demonstrasi) sama dengan mengakui penjajahan. Jika demontrasi untuk menghancurkan kemungkaran maka hal itu bukan menciptakan kerusakan di bumi,“ ujar Syeikh Wahbah.

“Tidak tepat jika fatwa ini berlaku di dunia Islam secara umum, karena ditujukan kepada umat Islam, minimal fatwa ini adalah fatwa lokal, akan tetapi ini juga tidak tepat, karena pentingnya peran demontrasi dan wajibnya untuk situasi seperti ini,“ tambah Wahbah.

Ulama yang baru mendapatkan penghargaan dari pemerintah Malaysia ini juga menyatakan,“Fatwa ini tidak benar, dan ini dipengaruhi oleh situasi yang ada di Saudi, dan mereka selalu menjaga adat, karena raja-rajanya menolak munculnya demontrasi,“ ujarnya.

~ by islamthetruth on 10/01/2009.

One Response to “Virus Wahn di Arab Saudi”

  1. Tentunya kita wajib membantu saudara-saudara kita yang ada di Gaza atas kebiadaban Yahudi.

    Bisa dengan harta, do’a setiap saat, dengan surat, bertemu dengan yang berwenang terhadap hal ini, tidak menggunakan produk-produk Yahudi dan yang membantunya, dan sebagainya.

    Tapi menurut saya, demonstrasi memang bukan jalan yang baik. Banyak kerusakan yang ditimbulkan dari cara demonstrasi ini dibanding manfaatnya. Apalagi ditambah dengan pelemparan-pelemparan ke petugas yang menjaga domonstrasi, membakar ban, memacetkan jalan, wanita bercampur baur dengan laki-laki di jalan, wanita-wanita yang berteriak-teriak meninggikan suaranya, menjelek-jelekkan pemerintah kita di muka umum, dan banyak lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: