Muhasabah

Muhasabah

Abu Hurairah r.a. berkata: Bersabda Rasulullah SAW.: Sesungguhnya Allah telah berfirman: Siapa yang memusuhi kekasih-Ku, maka Aku menyatakan perang kepadanya. Dan tiada mendekat kepada-Ku seorang hamba-Ku dengan sesuatu yang lebih Ku sukai daripadanya menjalankan kewajibannya, dan selalu seorang hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan melakukan sunnat-sunnat, sehingga Ku sukai. Maka apabila Aku telah kasih padanya, Akulah yang menjadi pendengarannya dan penglihatannya, dan sebagai tangan yang digunakannya dan kaki yang dijalankannya, dan apabila ia memohon kepada-Ku pasti Ku-kabulkan, dan jika berlindung kepada-Ku pasti kulindungi.(HR Bukhari)

Anas r.a. berkata: Rasulullah SAW. Bersabda dalam apa yang dikatakan dari firman Allah : Jika seorang hamba mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta, dan jika mendekat kepada-Ku sehasta Aku mendekat kepadanya sedepa, dan jika datang kepada-Ku berjalan, Aku datang kepadanya berjalan cepat. (HR Bukhari)

……..Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS. 35:28)

……..Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. 49:13)

…….niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.58:11)

Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu; dan jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu Karena itu hendaknya kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (QS. 3:160)

Janganlah kamu adakan ilah-ilah yang lain di samping Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah). (QS. 17:22)

Bahwasanya kamu akan diperebutkan oleh bangsa-bangsa lain sebagaimana orang-orang yang berebut melahap hidangan (makanan). Para sahabat bertanya, “Apakah saat itu jumlah kami sedikit, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tidak, bahkan saat itu jumlah kalian banyak sekali tetapi kwalitas kamu seperti buih air bah (tidak berguna) dan kalian ditimpa penyakit wahan.” Mereka bertanya lagi, “Apa itu penyakit wahan, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Kecintaan yang sangat kepada dunia dan takut mati.” (HR. Abu Dawud)

Dari Mu’adz r.a berkata; Rasulullah SAW pernah bersabda: “Kamu sekalian pada masa ini diatas tanda bukti dari Tuhan-mu, kamu sama memerintahkan kepada kebajikan dan melarang daripada kejahatan, dan kamu sama berjuang membela agama Allah, kemudian akan timbul diantara kamu sekalian dua macam kemabukan, mabuk cinta kebodohan dan mabuk cinta kemewahan hidup, dan disebabkan demikian itu kamu berpindah haluan, lalu kamu tidak lagi memerintah kepada kebajikan dan tidak bertindak melarang kejahatan, dan tidak pula kamu berani berjuang membela agama Allah; pada hari itu orang-orang yang menegakkan agama dengan Al-Qur’an dan Sunnah, bagi mereka pahala lima puluh orang sidiq. Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, adakah daripada golongan kami ataukah daripada golongan mereka?”, beliau bersabda: ” Tidak, bahkan daripada kamu sekalian (HR Abu Nu’aim).

Dan tiadalah kehidupan dunia ini selain dari main-main dan sendau gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya! (QS.6:32)

Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain(Qabil). Ia berkata (Qabil):”Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil:”Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa”. (QS.5:27)

Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam”. (QS. 5:28)

Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh) ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim”. (QS. 5:29)

Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu.  Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. 60:8)

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. 2:190)

Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah. (QS. 4:76)

Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa beritagembira dan pemberi peringatan, (QS. 48:8)

supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya.Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang. (QS. 48:9)

~ by islamthetruth on 20/01/2009.

 
%d bloggers like this: