Surat KAMMI untuk penguasa Arab

Surat Terbuka Untuk Raja-Raja Arab

Dengan Menyebut Nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang

Kami ucapkan selamat tahun baru Hijriyah 1430. Semoga di tahun baru ini umat Islam dapat bangkit membangun lembaran baru sejarah gemilangnya sebagai umat yang terbaik. Walau pada kenyataannya tahun baru 1430 H ini tidak semua umat Islam dan manusia sedunia dapat menikmatinya dengan gembira.

Kami patut bersedih karena pada tahun baru ini, umat manusia di belahan bumi Palestina tidak dapat menikmati tahun baru miladiyah 2009, atau Hijriyah 1430 bagi umat Islam, ataupun natal bagi umat Nasrani. Kegembiraan ini telah dinodai oleh kebrutalan tentara Israel yang membombardir tanah suci Palestina, tepatnya di Jalur Ghaza.

Kami lebih prihatin lagi ketika Anda wahai para penguasa Arab telah kehilangan rasa kemanusiaan Anda. Sungguh hal ini lebih menyakitkan. Anda membiarkan umat Islam berjatuhan korban dan bekerja sama dengan pihak Amerika dan Israel untuk melindungi kepentingan mereka sendiri daripada membela umat Islam demi kepentingan kemanusiaan.

Pernyataan tegas ini kami sampaikan kepada Anda, karena Anda bukan orang yang tidak memahami Al-Qur’an yang menyerukan keadilan dan kedamian, justru Al-Qur’an diturunkan di tempat kelahiran Anda, jazirah Arabia. Anda telah memahami bahwa sampai kapanpun Yahudi tidak akan pernah rela kepada umat Islam, tapi kenapa hari ini kami menyaksikan Anda berkawan karib dengan Yahudi untuk membiarkan terbunuhnya umat Islam di Palestina atau memenjarakan ulama yang menyatakan jihad bagi umat yang menjadi korban penjajahan.

Sikap tegas ini perlu kami sampaikan agar kami tidak menyesal di akhirat kelak akibat tidak kritis terhadap para penguasa dan para pembesar yang turut bertanggung jawab atas persoalan kemanusiaan ini, sebagaimana Al-Qur’an merekam rengekan mereka yang menyesal:

Dan mereka berkata;:”Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar”.
(QS. Al-Ahzab: 67)

Segeralah Anda bertaubat dengan turut campur dalam proses perdamaian di kawasan bumi para nabi, Palestina. Tidak berdiam diri atau memenjarakan para ulama yang menyuarakan kebenaran. Kemuliaan Anda sebagai penguasa Islam akan terus tercoreng akibat takut akan tekanan Amerika yang notabene adalah Israel besar, atau Anda takut dengan Israel yang notabene adalah Amerika kecil. Sadarlah, kekuasaan yang Allah amanahkan kepada Anda akan lebih menolong diri Anda di hadapan Allah jika Anda orang yang beriman.

Dan katakanlah: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara benar dan berikan aku jalan keluar (pula) secara benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.
(QS. Al-Isra: 79)

Kekuasaan yang diamanahkan kepada Anda sudah sepantasnya digunakan untuk menciptakan keadilan dan kedamaian. Jadilah Anda sebagai penguasa Islam yang berpihak pada kebenaran, yakni menahan keganasan yang dilakukan sebagian manusia pada sesamanya.

Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
(QS. Al-Hajj: 40)

Semoga Allah menolong Anda dan memuliakan Anda dengan kemuliaan Islam.

Jakarta, 10 Januari 2009
Pengurus Pusat
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
(KAMMI)

Rahman Toha Budiarto
Ketua Umum

~ by islamthetruth on 23/01/2009.

 
%d bloggers like this: