Akibat ulah peminum khamar

Nasihati Preman Mabuk, Habib Alwi Dianiaya Hingga Meninggal
Posted : Sabtu, 10-02-2009 | 13:29:23 WIB
img { margin: 5px; } Aksi kelompok preman di Tuban semakin mengganas. Habib Alwi (50), warga Jalan Pemuda, Kelurahan Kutorejo Gang 2, Kecamatan Kota, Tuban, tewas setelah digebuki empat preman. Seorang diantaranya diketahui sebagai anggota Marinir yang tengah mabuk.

Korban yang merupakan ulama kondang dan dikenal ramah ini, menderita luka di bagian kepala, dada dan perut. Usai pengniayaan, dia sempat dilarikan ke RSUD Dr R Koesma Tuban, namun nyawanya tak tertolong saat tengah mendapat perawatan di ruang IRD.

Tiga preman pelaku pengeroyokan berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polres Tuban di tengah jalan, ketika mereka akan pulang. Dua pelaku yakni, Suparno (38) dan Bambang Dwi Haryanto (28), keduanya warga Sukolilo I, Kecamatan Kota, Tuban kini ditahan di Mapolres Tuban.

Sedangkan Koptu (Mar) Sandi, asal Sukolilo II, oleh petugas diserahkan ke Markas Detasemen PM Tuban. “Satu pelaku lagi yang sudah diketahui identitasnya, saat ini dalam pengejaran petugas,” tegas Waka Polres Tuban Kompol Broto Waluya, saat ditemui detiksurabaya.com di Mapolres Tuban, Sabtu (7/2/2009) pagi.

Informasi yang dihimpun di lokasi pengeroyokan, tragedi berdarah bermula ketika Habib Alwi tengah berjalan ke luar gang untuk salat malam di masjid Astana, yang ada di kompleks makam Sunan Bonang Tuban.

Saat di mulut gang, tepatnya di Jalan Pemuda, ia berpapasan empat preman yang tengah mabuk minuman keras. Habib yang ramah menyapa kawanan pemuda tersebut. Kepada mereka sang habib menyarankan agar mengurangi kebiasaan minum minuman keras. Simpati habib terhadap mereka ternyata berbuah petaka. Kawanan pemuda ini malah mengamuk.

Mereka langsung memukuli habib hingga babak belur. Tak sekadar itu, habib yang sudah tersungkur ditendang hingga menderita luka serius di bagian dada. Mereka langsung meninggalkan habib yang tergeletak kesakitan.

Warga yang mengetahui kejadian langsung memberi pertolong. Mereka menggotong habib ke rumahnya. Melihat keadaan habib yang wajahnya memar kena pukulan, hidung dan bibirnya berdarah, langsung dilarikan keluarganya ke IRD RSUD Dr R Koesma Tuban.

Kejadian tersebut, langsung dilaporkan warga ke polisi. Polisi pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelakunya. Hingga berhasil menangkap tiga diantaranya.

“Beliau meninggal karena luka parah di rumah sakit,” ungkap Ahmad, salah satu tetangga Habib Alwi saat ditemui detiksurabaya.com, di rumah sakit setempat.[rofx/dtk]

Innalillahi wa innailaihi roji’un

~ by islamthetruth on 11/02/2009.

2 Responses to “Akibat ulah peminum khamar”

  1. ALLAHU AKBAR,10 tahun untuk pembunuh habib alwi tuban,jaksa menuntut 9 tahun,tapi hakim memutuskan 10 tahun,trim pak hakim.

    • oke oke,sidang putuskan 10 tahun untuk pembunuh habib alwi,saya jug hadir langsung.malah saya lihat habib MUSTOFA ALAYDRUS BANGILAN serta murid muridnya juga hadir,malah memenuhi ruang sidang,trim ya HABIB MUSTOFA ALAYDRUS YG MAU memberi semangat pada warga kutorejo,dan memberi contoh untuk para kyahi ustad supaya perhatian dengan kesusahan umat,trim ya habib

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: