Generasi Ghuroba

Generasi ghuroba

Rasulullah bersabda (yang artinya), “Sesungguhnya Islam pertama kali muncul dalam keadaaan asing dan nanti akan kembali asing sebagaimana semula. Maka berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba’).”(hadits shahih riwayat Muslim)

Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba’). (Mereka adalah) orang-orang shalih yang berada di tengah orang-orang yang berperangai buruk. Dan orang yang memusuhinya lebih banyak daripada yang mengikuti mereka.“(hadits shahih riwayat Ahmad)

“Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba’). Yaitu mereka yang mengadakan perbaikan (ishlah) ketika manusia rusak.“(hadits shahih riwayat Abu Amr Ad Dani dan Al Ajurry)

Ghuroba bersal dari kata ‘ghurbah’. Kata ghurbah terpecah menjadi tiga golongan huruf yakni ghain, ra’dan ba’.

Kata ghurbah memiliki beberapa pengertian :

  1. An-nawa wal bu’du (kejauhan dan menjauh)
  2. An-nuzuhu ‘anil wathan wal ightirab (mengasingkan diri dan mengungsi dari tanah air).
  3. Al-gharib (orang asing).
  4. Al-ghumudhu wal khafa’u wa ‘adamusy syuhrati (kesamaran, tersembunyi dan tidak popular).
  5. Adz-dzihabu wat tanahhi ‘aninnasi (menghindar dan berpaling dari orang lain).

Akhir akhir ini kita menyaksikan, banyak istilah baru yang disematkan pada agama Islam, seperti misalnya ada Islam Liberal, Islam Moderat, Islam teroris dan lain sebagainya. Demikian juga banyak aliran aliran, seperti Munta’zillah, khawarij dan yang lain.

Padahal Rasulullah telah mengajarkan Islam ini telah lengkap, tidak ada satupun yang tertinggal, hanya kita, generasi akhir ini yang harus berusaha keras untuk ber-Islam persis seperti yang dianut oleh Rasulullah dan generasi awal, yakni para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in serta salafusholeh, sesuai dengan Al Qur’an dan hadits Rasulullah SAW.

Dan itu bisa berarti dianggap asing oleh sebagian ummat Islam yang lain, yang telah berpandangan layaknya kaum orientalis dan pembenci Islam lainnya.

Hanya orang yang berpegang teguh dengan kalamullah dan hadits nabi saja yang akan selamat dari api neraka, walaupun oleh sementara fihak dianggap aneh, asing, tidak umum dan sebagainya.

Wallahu ‘alam

~ by islamthetruth on 04/03/2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: