Partai Sia-sia

Akhir akhir ini kita, bangsa Indonesia menyaksikan perlombaan dari partai politik untuk meraih suara rakyat sebanyak banyaknya. Kampanye terbuka telah berakhir dan masyarakat akan men’contreng’kan pilihannya pada tanggal 9 April yang akan datang.

Tapi berapa banyak dari partai partai yang ada, berangkat dengan niat untuk menegakkan kalimatullah?, menegakkan agama Allah. Bahkan partai yang semula partai dakwah dan menjadi tumpuan muslimin agar dapat bersama sama menegakkan syariah Allah Azza wa Jalla, sekarang ‘memble’, bahkan “tidak akan menjual syariat Islam” lagi ?. Kalau mereka, partai partai yang ada hanya akan meraih suara sebanyak banyaknya dan memuaskan ‘syahwat’ kekuasaan saja, maka tindakan itu adalah sia-sia saja.

Dihadapan manusia mereka  memang akan mendapatkan kedudukan, namun dihadapan Allah Azza wa Jalla mereka tidak ada artinya sama sekali. Bukankah Allah telah berfirman:  Inna sholati wa nusuki wama yahya wa mammati lillahirabilalamin, sesungguhnya sholatku, ibadah sembelihanku dan semua aktifitasku hanyalah untuk meraih ridhoNya?

Segala aktifitas hidup manusia pada hakikatnya adalah karena mengharap kecintaan Allah semata, tentu bagi orang yang beriman. Diluar niat itu maka hanya kenikmatan dunia saja yang akan didapat, dan di akhirat kelak akan diminta pertanggungan jawabnya.

Sekarang kaum muslimin menjadi bingung, apakah mereka akan memilih partai yang nyata nyata ‘ tidak akan menjual syariah’ dan “hanya’ ingin meraih kekuasaan, memuaskan nafsu syahwatnya saja, atau sekalian “GOLPUT” ?.

Masih adakah partai yang  istiqomah memperjuangkan tegaknya agama Allah?, yang berani melakukan “kontrak politik” kepada kaum mukminin, bahwa mereka akan tetap berjuang bagi tegaknya kalimatullah? Bagaimana partai partai Islam?, bersatulah !.

Bagi partai yang berbasis massa Islam, dan masih istiqomah dengan perjuangan menegakkan agama Allah, hendaknya bergabung, membentuk hizbullah, berjuang bersama kaum mukmin, karena hanya dengan niat dan cara yang sesuai syariah saja yang akan mendapat pahala di sisi Allah Azza wa Jalla.

Saudaraku kaum muslimin, berhati hatilah dalam memilih, sesungguhnya perbuatan sebesar zarrah pun kita akan diminta mempertanggung jawabkan dihadapan Allah, kelak di yaumul hisab.

Selamat mencontreng bagi yang masih yakin bahwa tindakannya akan mendapat ridhoNya.

Wallahu’alam


~ by islamthetruth on 04/04/2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: